Tutorial

Pemesanan Pupuk ke PUD

Panduan PPTS memesan pupuk bersubsidi ke PUD (Pelaku Usaha Distribusi) — dari memeriksa SPJB, menyusun pesanan, dan membayar di luar aplikasi, sampai menerima barang dari PKP dan membatalkan pesanan. Baca berurutan dari atas ke bawah.

SPJB Anda dengan PUD atau langsung dengan produsen?

Tutorial ini untuk PPTS yang SPJB-nya dibuat dengan PUD. Cara memastikannya: buka menu SPJB PPTS di tab Pemesanan — kartu SPJB yang Aktif mencantumkan baris PUD. Kalau kartunya hanya menyebut Produsen, yang berlaku adalah tutorial pemesanan ke produsen

Tidak ada pembayaran di aplikasi — tapi tetap wajib dibayar

Aplikasi hanya mencatat metode pembayaran yang Anda pilih. Pembayarannya sendiri diselesaikan langsung ke PUD, di luar aplikasi. PUD dapat menolak pesanan yang belum dibayar: salah satu pesanan uji ditolak tiga menit setelah dibuat dengan alasan “belum ada pembayaran”.

Sekilas alurnya

Tujuh tahap berurutan, ditambah pembatalan yang hanya dilalui bila perlu. Ketuk salah satu untuk melompat, atau cukup gulir terus dari sini.

  1. 1Memeriksa SPJB PPTSAnda tahu PUD mana yang melayani, produk apa yang boleh dipesan, dan berapa sisa alokasinya.
  2. 2Menyusun pesananProduk dan jumlahnya sudah terisi, siap ditinjau.
  3. 3Meninjau pesanan dan memilih metode pembayaranPesanan terkirim ke PUD dengan metode pembayaran yang benar.
  4. 4Membayar langsung ke PUD, di luar aplikasiPUD menerima pembayaran Anda dan memproses pesanan.
  5. 5Memantau pesanan di Riwayat PemesananAnda tahu posisi setiap pesanan dan bisa menemukan yang sedang dikirim.
  6. 6Menerima barang dari PKPBarang yang tiba tercatat diterima, dan stok PPTS bertambah.
  7. 7Menutup pesanan: BAST dan notaSemua PKP sudah diterima, dan BAST serta nota bisa dibuka atau diunduh.
  8. 8Membatalkan pesananPesanan yang tidak jadi dibatalkan sebelum PUD memprosesnya.

Beda dengan pemesanan ke produsen

Menu dan urutan layarnya hampir sama. Yang berbeda terkumpul di tabel ini — sisanya bekerja seperti pemesanan ke produsen.

HalKe produsenKe PUD
Tujuan pesananProdusenPUD, sesuai SPJB antara PPTS dan PUD
Nomor pesananBerawalan #PNBBerawalan PSN
PembayaranDi aplikasi, lewat kode billing dengan batas bayarDi luar aplikasi, langsung ke PUD; aplikasi hanya mencatat metodenya (Tunai / Non Tunai)
Status khususMenunggu Pembayaran, KedaluwarsaDitolak — PUD bisa menolak pesanan, misalnya karena belum ada pembayaran
Dokumen kirimanDOPKP, bisa lebih dari satu per pesanan
Membatalkan sendiriMenunggu Konfirmasi dan Menunggu Pembayaran, lewat tautan teksHanya Menunggu konfirmasi, lewat tombol Batalkan Pemesanan

Istilah yang perlu dipahami dulu

PUD
Pelaku Usaha Distribusi: badan usaha distribusi yang ditunjuk produsen untuk membantu penyaluran pupuk bersubsidi. Pada konfigurasi ini, PUD-lah yang menerima pesanan dan mengirim pupuk ke PPTS.
SPJB
Surat Perjanjian Jual Beli antara PUD dan PPTS. Menentukan produk, alokasi, harga kesepakatan, dan wilayah kerja.
Wilayah Kerja
Kecamatan yang tercantum di SPJB. Pesanan disusun per wilayah kerja.
Sisa Alokasi Pemesanan
Jatah yang masih boleh dipesan untuk satu produk di satu wilayah kerja.
PKP
Dokumen satu kali pengiriman dari PUD, lengkap dengan data sopir dan surat jalannya. Satu pesanan bisa dikirim dalam beberapa PKP. Padanannya pada pemesanan ke produsen adalah DO.
BAST
Berita acara serah terima barang antara PUD dan PPTS. Tersedia di Detail Pengiriman setelah PKP diterima.
Metode Pembayaran
Tunai atau Non Tunai (Pinjaman PUD/Bank). Hanya dicatat di aplikasi; pembayarannya sendiri diselesaikan langsung ke PUD.
Tahap 1

Memeriksa SPJB PPTS

Anda tahu PUD mana yang melayani, produk apa yang boleh dipesan, dan berapa sisa alokasinya.

Pada konfigurasi ini, SPJB adalah perjanjian jual beli antara PPTS dan PUD. Dari sanalah daftar produk, harga, dan sisa alokasi di layar pemesanan berasal.

Sebelum mulai

  • Sudah masuk ke aplikasi iPubers dengan akun PPTS Anda.
  • SPJB PPTS Anda dibuat dengan PUD — kartunya di menu SPJB PPTS mencantumkan baris PUD.
  1. 1

    Buka tab Pemesanan

    Ketuk tab Pemesanan di bagian bawah layar. Bagian atasnya menghitung pesanan yang masih berjalan dan menampilkan dua yang terbaru; tombol “Tampilkan … Lainnya” membuka sisanya.

    • Menunya sama dengan pemesanan ke produsen: Riwayat Pemesanan Pupuk, Stok Pupuk Subsidi, Lapor Stok, dan SPJB PPTS.
    • Nomor pesanan ke PUD berawalan PSN.
    Tab Pemesanan akun PUD: jumlah pemesanan berjalan, dua pesanan terbaru berstatus Diproses, daftar menu, dan tombol Pesan Pupuk Bersubsidi
  2. 2

    Ketuk menu SPJB PPTS

    Layar Detail SPJB memuat semua SPJB PPTS Anda. Tiap kartu menyebut PUD, produsen asal pupuknya, dan batas berlakunya. Hanya yang berstatus Aktif yang bisa dipakai memesan.

    • Status lain yang bisa muncul: Ditolak, Revisi, dan Tidak Aktif.
    Daftar SPJB: satu SPJB Aktif dan beberapa berstatus Ditolak, Revisi, dan Tidak Aktif, masing-masing dengan PUD, produsen, dan batas berlaku
  3. 3

    Buka SPJB yang Aktif

    Ketuk kartunya. Bagian atas menampilkan masa berlaku, kecamatan, serta tanggal pembuatan dan perubahan SPJB; bagian Data PUD memuat nama, Kode PUD, dan lokasi PUD.

    Masa berlaku di kartu daftar dan di layar detail bisa berbeda (teramati: 31 Desember 2026 di daftar, 31 Desember 2027 di detail untuk SPJB yang sama). Bila ragu, tanyakan ke Admin mana yang berlaku.
    Detail SPJB Aktif: masa berlaku, kecamatan, tanggal pembuatan dan perubahan, serta Data PUD
  4. 4

    Periksa produk, harga, dan sisa alokasinya

    Gulir ke bagian Produk. Tiap produk menunjukkan Alokasi, Harga Kesepakatan, serta berapa yang sudah Ditebus dan berapa Sisa-nya.

    • Harga Kesepakatan ditulis per sak (50 Kg), bukan per Kg.
    Bagian Produk pada detail SPJB: NPK Phonska dan Urea dengan alokasi, harga kesepakatan per sak, jumlah ditebus, dan sisa

Selanjutnya — Menyusun pesanan: Produk dan jumlahnya sudah terisi, siap ditinjau.

Tahap 2

Menyusun pesanan

Produk dan jumlahnya sudah terisi, siap ditinjau.

Pesanan disusun per wilayah kerja (kecamatan), dan jumlahnya dibatasi sisa alokasi pemesanan di wilayah itu.

  1. 1

    Ketuk Pesan Pupuk Bersubsidi

    Tombol hijau di bagian bawah tab Pemesanan membuka layar Wilayah Kerja: daftar kecamatan di SPJB beserta sisa alokasi tiap produknya.

    • Kecamatan yang semua produknya 0 Kg tidak punya alokasi untuk dipesan.
    Layar Wilayah Kerja dengan dua kecamatan dan sisa alokasi tiap produk; salah satunya 0 Kg untuk semua produk
  2. 2

    Pilih wilayah kerja

    Ketuk Pilih di samping kecamatan yang akan dilayani. Layar Input Produk menampilkan produk di wilayah itu beserta Harga SPJB per kemasan dan Sisa Alokasi Pemesanan.

    Layar Input Produk: tiap produk dengan harga SPJB per 50 Kg, tombol Pesan, dan sisa alokasi pemesanan
  3. 3

    Atur jumlah produk

    Ketuk Pesan pada produk yang diinginkan, lalu tekan + atau − di lembar yang muncul. Satu ketukan menambah satu sak — untuk Urea, 50 Kg. Tekan Simpan.

    • Angkanya juga bisa diketik langsung lewat papan ketik angka.
    Angka di lembar ini dalam Kg. Satu ketukan + berarti 50 Kg, bukan 1 Kg — periksa angkanya sebelum menekan Simpan.
    Lembar pengatur jumlah Urea terisi 50 setelah satu ketukan tombol tambah, dengan tombol Kembali dan Simpan
  4. 4

    Periksa hitungannya, lalu ketuk Tinjau Pemesanan

    Tombol Pesan pada produk yang sudah diisi berganti menjadi jumlahnya, misalnya “50 Kg”. Bagian bawah layar menghitung jumlah produk dan totalnya.

    Input Produk dengan Urea terisi 50 Kg, hitungan 1 Produk Rp 82.788, dan tombol Tinjau Pemesanan aktif

Selanjutnya — Meninjau pesanan dan memilih metode pembayaran: Pesanan terkirim ke PUD dengan metode pembayaran yang benar.

Tahap 3

Meninjau pesanan dan memilih metode pembayaran

Pesanan terkirim ke PUD dengan metode pembayaran yang benar.

Memilih metode pembayaran bukan membayar

Pilihan Tunai atau Non Tunai hanya memberi tahu PUD cara Anda akan membayar. Tidak ada kode billing dan tidak ada tagihan yang terbit di aplikasi.
  1. 1

    Periksa alamat pengiriman

    Layar Detail Pemesanan menampilkan alamat pengiriman PPTS Anda. Kolomnya berwarna abu-abu dan tidak bisa diubah dari layar ini.

    • Alamat ini bisa berada di kecamatan lain dari wilayah kerja yang dipilih. Bila tidak sesuai, hubungi Admin sebelum melanjutkan.
    Layar Detail Pemesanan: alamat pengiriman, pilihan metode pembayaran Tunai atau Non Tunai, produk, total, dan tombol Lanjutkan
  2. 2

    Pilih metode pembayaran

    Pilih Tunai atau Non Tunai (Pinjaman PUD/Bank). Tunai sudah terpilih sejak awal.

    • Metode yang dipilih tercetak lagi di detail pesanan dan di nota.
  3. 3

    Periksa produk dan totalnya

    Bagian Produk Dipesan memuat harga per 50 Kg, Sub Total, dan Total Pembayaran; catatan di bawahnya menegaskan harga sudah termasuk PPN. Ketuk Tampilkan Detail pada SPJB PPTS untuk melihat nomor SPJB dan PUD tiap produk.

    Lembar SPJB PPTS di atas Detail Pemesanan: nomor SPJB dan PUD untuk NPK Phonska dan Urea
  4. 4

    Ketuk Lanjutkan, lalu Buat Pemesanan Sekarang

    Muncul pertanyaan “Apakah Pemesanan Sudah Sesuai?” — setelah dibuat, pesanan tidak bisa diubah lagi. Tekan Buat Pemesanan Sekarang untuk mengirimnya, atau Tinjau Kembali untuk memperbaiki.

    Lembar konfirmasi Apakah Pemesanan Sudah Sesuai? dengan tombol Buat Pemesanan Sekarang dan Tinjau Kembali
  5. 5

    Pesanan terbentuk

    Aplikasi langsung membuka Detail Pemesanan pesanan baru — tanpa layar “berhasil” di antaranya. Statusnya Menunggu konfirmasi, dengan nomor berawalan PSN.

    • Nomor pesanan ini bisa diketik di kolom pencarian Riwayat Pemesanan untuk menemukannya lagi.
    Detail Pemesanan pesanan baru berstatus Menunggu konfirmasi, Urea 50 Kg, metode pembayaran Tunai

Selanjutnya — Membayar langsung ke PUD, di luar aplikasi: PUD menerima pembayaran Anda dan memproses pesanan.

Tahap 4

Membayar langsung ke PUD, di luar aplikasi

PUD menerima pembayaran Anda dan memproses pesanan.

Aplikasi tidak menerbitkan tagihan untuk pesanan ke PUD. Pembayaran diselesaikan langsung dengan PUD sesuai metode yang dipilih — tunai, atau lewat pinjaman PUD/bank.

Pesanan yang belum dibayar bisa ditolak

Salah satu pesanan uji ditolak PUD tiga menit setelah dibuat, dengan alasan “belum ada pembayaran”. Selesaikan pembayaran segera setelah pesanan terkirim.
  1. 1

    Selesaikan pembayaran dengan PUD

    Hubungi PUD yang tercantum di detail pesanan dan selesaikan pembayarannya sesuai kesepakatan. Cara dan rekening pembayarannya tidak tercantum di aplikasi.

    • Nama dan Kode PUD ada di layar Detail SPJB, bagian Data PUD.
  2. 2

    Tunggu PUD mengonfirmasi

    Selama PUD belum menanggapi, pesanan berstatus Menunggu konfirmasi. Status ini tidak berakhir sendiri — ada pesanan uji yang masih Menunggu konfirmasi berbulan-bulan.

    • Pada status ini pesanan masih bisa dibatalkan sendiri — lihat tahap Batalkan.
    Detail pesanan berstatus Menunggu konfirmasi dengan metode pembayaran Tunai dan nama PUD
  3. 3

    Bila pesanan ditolak

    Kartu status berubah merah bertuliskan Ditolak. Tanggal dan alasan penolakannya tampil di detail pesanan — label barisnya berbunyi “Tanggal Pembatalan” dan “Alasan Pembatalan”. Pesanan yang ditolak tidak bisa dilanjutkan; buat pesanan baru bila masih diperlukan.

    Detail pesanan berstatus Ditolak dengan alasan “belum ada pembayaran”

Selanjutnya — Memantau pesanan di Riwayat Pemesanan: Anda tahu posisi setiap pesanan dan bisa menemukan yang sedang dikirim.

Tahap 5

Memantau pesanan di Riwayat Pemesanan

Anda tahu posisi setiap pesanan dan bisa menemukan yang sedang dikirim.

  1. 1

    Buka Riwayat Pemesanan Pupuk

    Semua pesanan tersusun per bulan, lengkap dengan produk, total, status berwarna, dan waktu pemesanan. Kolom pencarian menerima nama produk atau nomor pesanan.

    Riwayat Pemesanan dengan tab Semua, Produk, Status, dan Tanggal, berisi pesanan berstatus Diproses, Ditolak, dan Selesai
  2. 2

    Saring menurut status

    Ketuk tab Status, pilih status yang dicari, lalu tekan Tampilkan.

    Saat Semua masih tercentang, mengetuk satu status justru MEMBUANG status itu dari saringan. Ketuk Semua sampai semua kotak kosong, baru centang status yang dicari.
    Lembar Filter Status dengan enam status; hanya Menunggu konfirmasi yang tercentang
  3. 3

    Buka pesanan yang Diproses

    Diproses berarti PUD sudah menerima pesanan dan menyiapkannya. Tombol Nota Pemesanan sudah tersedia sejak status ini.

    Detail pesanan berstatus Diproses dengan tombol Nota Pemesanan

Selanjutnya — Menerima barang dari PKP: Barang yang tiba tercatat diterima, dan stok PPTS bertambah.

Tahap 6

Menerima barang dari PKP

Barang yang tiba tercatat diterima, dan stok PPTS bertambah.

PUD mengirim pesanan dalam satu PKP atau lebih. Tiap PKP diterima sendiri-sendiri, lengkap dengan foto produknya.

  1. 1

    Cari pesanan yang Dalam Pengiriman

    Saring riwayat ke Dalam Pengiriman. Pesanan yang masih punya kiriman belum diterima diberi tanda, misalnya “1 PKP Belum Diterima”.

    Riwayat tersaring Dalam Pengiriman; beberapa pesanan bertanda 1 PKP Belum Diterima
  2. 2

    Buka pengirimannya

    Di detail pesanan, bagian Pengiriman Produk memuat daftar PKP — Pengiriman 1, 2, dan seterusnya — beserta statusnya. Ketuk Detail pada PKP yang tiba.

    Detail pesanan Dalam Pengiriman dengan bagian Pengiriman Produk berisi satu PKP berstatus Dalam Perjalanan
  3. 3

    Periksa sopir dan dokumen kirimnya

    Layar Detail Pengiriman menampilkan nama sopir, nomor telepon, dan kendaraan, lengkap dengan tombol Hubungi Sopir. Di bawahnya ada produsen dan PUD, lalu Detail PKP: tanggal surat jalan, tanggal PKP, produk, dan kecamatan.

    • Cocokkan produk dan jumlah di Detail PKP dengan barang yang diturunkan sebelum menyatakan diterima.
    Detail Pengiriman PKP berstatus Dalam Perjalanan: data sopir, tombol Hubungi Sopir, produsen, PUD, dan tombol Terima Barang PKP
  4. 4

    Buka kotak foto pertama

    Gulir ke bagian Dokumentasi. Selama kedua kotak Foto Produk masih kosong, tombol Terima Barang PKP berwarna abu-abu. Ketuk Ambil Gambar pada kotak pertama.

    Bagian Dokumentasi dengan dua kotak Ambil Gambar kosong dan tombol Terima Barang PKP yang masih nonaktif
  5. 5

    Jepret dan simpan fotonya

    Kamera Dokumentasi terbuka. Arahkan ke pupuk yang diterima, lalu tekan tombol bulat di tengah bawah. Di layar Pratinjau Gambar, tekan Simpan Foto — atau Foto Ulang bila hasilnya kurang jelas.

    Kamera Dokumentasi di aplikasi dengan tombol jepret, lampu kilat, dan ganti kamera
  6. 6

    Bila muncul peringatan Foto Blur

    Aplikasi memeriksa ketajaman foto. Foto yang buram ditandai “Foto Blur” dengan saran untuk memotret ulang. Foto itu tetap bisa disimpan, tetapi foto yang jelas memperlancar proses administrasi — sebaiknya tekan Foto Ulang.

    Pratinjau Gambar dengan peringatan merah Foto Blur, tombol Foto Ulang dan Simpan Foto
  7. 7

    Ulangi untuk kotak kedua

    Setelah kedua foto tersimpan, tiap kotak menampilkan tombol Ulangi, dan tombol Terima Barang PKP berubah hijau.

    Dua Foto Produk sudah terisi dengan tombol Ulangi, dan tombol Terima Barang PKP aktif
  8. 8

    Ketuk Terima Barang PKP dan setujui Surat Pernyataan

    Surat Pernyataan terbuka: data PKP yang diterima dinyatakan benar, lengkap dengan nomor PKP, produk, dan jumlahnya. Centang “Dengan ini saya menyatakan kebenaran dokumen PKP yang diterima” — tombol Setuju & Terima PKP baru aktif sesudahnya — lalu tekan tombol itu.

    Tekan hanya bila barang sudah benar-benar diturunkan dan cocok dengan PKP: penerimaan menambah stok PPTS, dan Surat Pernyataan memuat kesediaan dikenai sanksi bila datanya tidak benar.
    Surat Pernyataan penerimaan PKP dengan nomor PKP, produk, kotak centang pernyataan, dan tombol Setuju & Terima PKP
  9. 9

    Pastikan penerimaannya tercatat

    Muncul notifikasi hijau “Berhasil — Konfirmasi terima barang PKP berhasil dilakukan”, status PKP berubah menjadi Selesai, dan tombol BAST Pupuk Subsidi tersedia. Bila semua PKP pesanan sudah diterima, status pesanannya ikut menjadi Selesai.

    Notifikasi Berhasil konfirmasi terima barang PKP di atas Detail Pengiriman yang kini berstatus Selesai

Selanjutnya — Menutup pesanan: BAST dan nota: Semua PKP sudah diterima, dan BAST serta nota bisa dibuka atau diunduh.

Tahap 7

Menutup pesanan: BAST dan nota

Semua PKP sudah diterima, dan BAST serta nota bisa dibuka atau diunduh.

  1. 1

    Pastikan semua PKP sudah Selesai

    Begitu seluruh PKP diterima, kartu pesanan berubah hijau bertuliskan Selesai, dan bagian Pengiriman Produk mencantumkan tiap PKP berstatus Selesai.

    Detail pesanan berstatus Selesai dengan satu PKP berstatus Selesai
  2. 2

    Periksa catatan penerimaannya

    Buka Detail pada PKP. PKP yang sudah diterima menampilkan Tanggal Diterima dan dua foto produk yang diambil saat penerimaan.

    Detail PKP yang sudah diterima: tanggal surat jalan, tanggal PKP, produk, tanggal diterima, dan dua foto produk
  3. 3

    Buka BAST Pupuk Subsidi

    Tombol hijau di bagian bawah Detail Pengiriman membuka BAST Penebusan, beserta tombol Unduh BAST Pupuk Subsidi.

    Pratinjau BAST bisa gagal dimuat dan menampilkan “Halaman web tidak tersedia”. Coba lagi beberapa saat kemudian; bila berulang, laporkan ke Admin dengan nomor PKP-nya.
    Detail Pengiriman PKP berstatus Selesai dengan tombol BAST Pupuk Subsidi
  4. 4

    Buka Nota Pemesanan

    Dari detail pesanan, tombol Nota Pemesanan membuka Nota Penebusan: identitas PPTS, nomor pesanan, nama distributor (PUD), metode pembayaran, rincian produk, dan cap LUNAS. Nota bisa diunduh lewat tombol di bawahnya.

    • Isi nota butuh sesaat untuk tampil — layar yang masih putih berarti belum selesai dimuat.
    Nota Penebusan Pupuk Bersubsidi untuk pesanan ke PUD, bertanda LUNAS, dengan tombol Unduh Nota Penebusan

Selanjutnya — Membatalkan pesanan: Pesanan yang tidak jadi dibatalkan sebelum PUD memprosesnya.

Tahap 8Bila perlu

Membatalkan pesanan

Pesanan yang tidak jadi dibatalkan sebelum PUD memprosesnya.

Hanya selama Menunggu konfirmasi

Tombol Batalkan Pemesanan hanya ada selama pesanan berstatus Menunggu konfirmasi. Begitu PUD memprosesnya, tombol itu tidak ada lagi.
  1. 1

    Buka pesanan yang Menunggu konfirmasi

    Saring riwayat ke Menunggu konfirmasi, lalu ketuk pesanan yang akan dibatalkan.

  2. 2

    Ketuk Batalkan Pemesanan

    Tulisan merah di bawah bagian Informasi Lain.

    Bagian bawah detail pesanan Menunggu konfirmasi dengan tulisan merah Batalkan Pemesanan
  3. 3

    Pilih alasan, lalu Lanjut Batalkan

    Lembar “Batalkan Pemesanan?” meminta alasan: Salah Input Produk (terpilih sejak awal) atau Alasan Lain. Pembatalan tidak bisa diurungkan — tekan Lanjut Batalkan, atau Kembali bila tidak jadi.

    Lembar Batalkan Pemesanan? dengan pilihan alasan Salah Input Produk dan Alasan Lain, tombol Lanjut Batalkan dan Kembali
  4. 4

    Periksa hasilnya

    Kartu status berubah menjadi Dibatalkan, dan detail pesanan menampilkan Tanggal Pembatalan beserta alasannya — misalnya “Salah Input Produk”.

    Detail pesanan berstatus Dibatalkan dengan tanggal dan alasan pembatalan Salah Input Produk

Status pesanan & kapan masih bisa dibatalkan

Enam status, persis seperti pilihan di Filter Status. Tidak ada Menunggu Pembayaran maupun Kedaluwarsa, karena pembayarannya tidak lewat aplikasi.

StatusArtinyaBisa dibatalkan
Menunggu konfirmasiPesanan sudah terkirim ke PUD dan menunggu tanggapannya. Tidak berakhir sendiri.Ya
DiprosesPUD sudah menerima pesanan dan menyiapkannya. Nota Pemesanan sudah bisa dibuka.Tidak
Dalam PengirimanSatu PKP atau lebih sudah dikirim. Riwayat menandai berapa PKP yang belum diterima.Tidak
SelesaiSemua PKP sudah diterima; BAST dan nota tersedia.Tidak
DibatalkanDibatalkan oleh PPTS; tanggal dan alasannya tampil di detail pesanan.Tidak
DitolakPUD menolak pesanan, misalnya karena belum ada pembayaran. Pesanan tidak bisa dilanjutkan.Tidak

Kalau ada yang tidak beres

Tidak ada kode billing atau tombol bayar

Penyebab
Memang tidak ada: pesanan ke PUD dibayar di luar aplikasi.
Solusi
Selesaikan pembayaran langsung ke PUD sesuai metode yang dipilih saat memesan.

Pesanan Ditolak dengan alasan “belum ada pembayaran”

Penyebab
PUD belum menerima pembayaran ketika memeriksa pesanan.
Solusi
Bayar ke PUD segera setelah memesan. Pesanan yang sudah ditolak tidak bisa dilanjutkan — buat pesanan baru.

Pesanan lama tetap Menunggu konfirmasi

Penyebab
PUD belum menanggapi. Status ini tidak kedaluwarsa dengan sendirinya.
Solusi
Hubungi PUD. Bila pesanan tidak jadi, batalkan lewat tombol Batalkan Pemesanan.

Filter status tidak menyaring seperti yang diharapkan

Penyebab
Saat Semua masih tercentang, mengetuk satu status justru membuangnya dari saringan.
Solusi
Ketuk Semua sampai semua kotak kosong, centang status yang dicari, lalu tekan Tampilkan.

Muncul peringatan merah “Foto Blur” setelah memotret

Penyebab
Aplikasi menilai foto kurang tajam — misalnya ruangan gelap atau kamera bergerak.
Solusi
Tekan Foto Ulang dan potret di tempat yang lebih terang. Foto buram tetap bisa disimpan, tetapi foto jelas memperlancar administrasi.

Tombol Terima Barang PKP abu-abu

Penyebab
Kedua Foto Produk di bagian Dokumentasi belum diambil.
Solusi
Ketuk kedua kotak Ambil Gambar sampai fotonya terisi.

Tombol Setuju & Terima PKP abu-abu

Penyebab
Kotak pernyataan di bawah Surat Pernyataan belum dicentang.
Solusi
Centang “Dengan ini saya menyatakan kebenaran dokumen PKP yang diterima”.

Pratinjau BAST menampilkan “Halaman web tidak tersedia”

Penyebab
Layanan cetak BAST tidak menjawab saat dibuka.
Solusi
Coba lagi beberapa saat kemudian. Bila berulang, laporkan ke Admin dengan nomor PKP-nya.

Kecamatan di Wilayah Kerja semuanya 0 Kg

Penyebab
SPJB tidak memberi alokasi di kecamatan itu, atau alokasinya sudah habis.
Solusi
Pilih kecamatan lain yang masih punya sisa, atau periksa SPJB PPTS.

Stok sudah masuk? Saatnya menyalurkan

Pupuk yang diterima dari PKP menambah stok PPTS dan siap disalurkan ke petani.